
Kalau denger kata KKN, pasti Kampus Mania langsung mikir: pergi ke desa di pelosok, mandi di sungai, dan tidur di rumah sederhana, ya kan, Kampus Mania? Sebagai mahasiswa semester akhir, menjalani KKN udah menjadi suatu kewajiban, apalagi KKN merupakan syarat lanjutan untuk tugas skripsi. Tapi pernah gak sih, Kampus Mania merasa enggan, bahkan takut untuk ikut KKN? Apalagi, setelah mendengar kasus-kasus mistis kayak di film KKN di Desa Penari.
Tapi, Kampus Mania jangan takut dulu, karena KKN yang sebenarnya gak semenyeramkan itu, kok. Seperti kepanjangannya, yaitu Kuliah Kerja Nyata, KKN dilaksanakan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengabdi kepada masyarakat. Biasanya mahasiswa yang mengikuti KKN akan melaksanakan proyek lintas tema yang menyentuh aspek kehidupan masyarakat desa, seperti air bersih, energi, pendidikan, sanitasi, kelembagaan desa, dan lainnya. Selain sebagai syarat kelulusan, melalui pengalaman tersebut, mahasiswa juga diharapkan mampu menghadapi tantangan masyarakat, serta memperoleh kesempatan untuk membangun kepekaan sosial, integritas, dan kepemimpinan.
Nah, kelihatannya asik dan membantu pengembangan diri banget, ya, Kampus Mania. Tapi, kalian tahu gak sih, kalau di ITB, KKN malah gak wajib untuk diikuti, loh! Tidak seperti kampus lainnya, ITB menjadikan KKN sebagai mata kuliah pilihan luar prodi. Perlu Kampus Mania ketahui, ITB membagi KKN menjadi empat jenis berdasarkan SKS, yaitu KKN A, B, C, dan D. Dan karena bersifat domestik dan tematik, KKN ITB disebut sebagai KKN-D dengan bobot 4 SKS.
Berlokasi di sekitar Jawa Barat, KKN ITB terbatas untuk beberapa mahasiswa aja, dengan ketentuan minimal berada di semester 4. Ketika mendaftar, calon peserta akan melalui proses seleksi yang menentukan siapa saja yang layak untuk berkontribusi di wilayah terpilih. Tak hanya itu, peserta akan mendapat pembekalan melalui kuliah prakeberangkatan yang berupa materi umum pengabdian masyarakat, kebudayaan Sunda, mitigasi bencana, dan informasi tentang desa yang akan disinggahi.
Kalau Kampus Mania tiba-tiba tertarik dan kepikiran untuk daftar KKN-D ITB, tetapi takut kalau nanti terjadi masalah selama ber-KKN, tenang aja Kampus Mania. Ada beberapa tips pencegahan yang bisa kalian lakukan supaya KKN berjalan lancar.
- Tetapkan fokus dan niat. Ingat Kampus Mania, KKN merupakan kesempatan besar buat berkembang dan berkontribusi kepada masyarakat dengan skill yang kalian miliki. Jangan sampai fokus kalian teralihkan dengan niat lain, seperti cinlok, dan sebagainya.
- Bawa barang sesuai kebutuhan. Pergi ke tempat jauh dalam waktu lama mungkin membuat Kampus Mania berpikir untuk pulang lagi, apalagi kalau gak ada barang kesayangan. Tapi, bukan berarti kalian bebas membawa apa aja. Tentukanlah prioritas, benda apa saja yang perlu dibawa selama ber-KKN supaya gak menyulitkan kalian dalam bepergian.
- Pilih program kerja yang berdampak. Mengadakan program yang luar biasa memang keren, Tetapi pastikan program tersebut memiliki dampak yang luar biasa juga terhadap masyarakat setempat tanpa membuat Kampus Mania kewalahan dalam mengerjakannya, ya!
- Rispek! Jaga sikap ketika berada di daerah lain yang gak kalian pahami. Jangan sampai suara Kampus Mania terdengar di seluruh penjuru desa, apalagi kalau itu merupakan umpatan. Selain itu, penting untuk gak berbicara sembarangan tentang adat istiadat yang dilakukan di wilayah tersebut supaya kalian gak ketempelan sama “penunggu” setempat.
Saat ini, pasti Kampus Mania lagi menggebu-gebu, nih, untuk daftar KKN-D ITB. Atau mungkin, selagi gak wajib, ada Kampus Mania yang malah gak tertarik sama sekali dengan KKN? Terus kalian berpikir, “Gimana lulusnya, ya?” Kalau Kampus Mania penasaran, sini duduk santai sambil dengerin OKB: Obrolan Kalcer ITB Episode 3: “ITB Gaada KKN? Lulusnya Gimana?” yang disiarkan pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 19.00-21.00 WIB only on website 8ehradioitb.com.
Written by
Elshana Brittany Victoria
